Selasa, 21 Desember 2010

Namanya Arif..

Umurnya baru sekitar 11 tahun..saya bertemu dengannya secara kebetulan..
Kepalanya agak botak, selalu tersenyum kepada semua orang, dia hanya tidak tersenyum saat menahan sakit. Beberapa kali saya mengajaknya berbicara dia menjawabnya dengan senyuman,,ya senyuman penuh keceriaan dan tulus (setidaknya itu yang saya lihat). Sesekali ibunya mengelap air liur yang sering keluar dari mulutnya, bukan karena manja tetapi karena ketidakmampuan Arif mengatur tubuhnya sendiri. 


Sekali saya melihatnya kesakitan, saat membawanya dengan ambulans ke RS Sardjito. Saya duduk tepat di sampingnya bersama ibunya dan salah seorang teman saya. Ditemani suara ambulans. Doa saya dalam hati, “Tuhan, saya tahu ia tidak memiliki kemampuan untuk sekedar bilang sakit atau berteriak menahan sakit. Maka janganlah engkau memberikan rasa sakit yang tidak dapat ia hadapi”. Tubuhnya terlihat kaku menahan sakit, Hebatnya seorang arif tidak keluar teriakan apapun dari mulutnya. Wajah ibunya panik, saya hanya bisa menenangkan padahal dalam hati saya sebenarnya juga miris, ada ketakutan. Di saat itu juga saya ingat wajah ayah dan ibu saya. Ternyata sakit bukan hanya dirasakan orang yang mengalaminya tetapi juga orang terdekatnya., tapi terlihat tangan dan kakinya kaku menahan sakit. 


Sore-sore berikutnya di Purna Budaya, saya sempatkan 1 atau 2 hari sekali untuk sekedar melihatnya bermain, berjabat tangan, mengelus-elus kepalanya, dan bertanya kepada saudaranya apakah obatnya sudah diminum atau belum. Ingin sekali saya mengerti apa arti setiap kata yang terucap dari bibirnya.Sekedar ingi mengerti seperti apa rasanya menjadi ia.


Manusia menggunakan berbagai bahasa untuk berkomunikasi. Dengan mempelajari bahasa komunikasi bisa terjalin. Belajar bahasa Inggris, bahasa Jerman, ataupun bahasa Arab tidak menjadi jaminan kemudian saya dapat berkomunikasi dengannya. Arif, andaikan kamu bisa saya ingin sekali belajar bahasamu. Karena sampai saat ini saya masih menggunakan hati saya untuk memahami bahasamu. 


Sungguh sombongnya saya jika merasa bangga memahami bahasa inggris, sedikit bahasa jerman dan Arab karena ketika berhadapan dengannya saya tidak dapat mengeluarkan semua kemampuan bahasa saya. Setidaknya saya belajar dari arif (seorang anak, bukan seorang profesor dan bukan seorang peraih penghargaan)betapa malunya di saat saya memiliki enggota tubuh yang sempurna mulut masih sering saya gunakan untuk mengumpat atau mengeluh, enggan mengucap doa atau syukur. Setiap manusia terlahir dengan hati yang membedakannya dengan makhluk Tuhan lainnya namun kenyataannya hati kita tidak diajarkan untuk peduli pada keadaan sekitar. Mari belajar menggunakan hati =) 

Kamis, 25 November 2010

Mama inspirasi&semangat saya


She really inspiring me..

Mama..

Dari semuanya mama sosok yang mendukung buat jadi relawan..
Pemikiran mama yang lain, yang selalu support saya..
Masih teringat dengan jelas waktu mama telpon. Waktu itu hari pertama saya jadi koord medis pos purna budaya. 

Mama   : “Gimana nis disana?aman?sehat?”

Saya       : “ aman ma, sehat juga. Ma kenapa si aku ga disuruh pulang? Temen-temenku aja pada disuruh pulang. Kuliah libur sampe tanggal 13 ni” (dengan suara yang agak melas)

Mama   : “ loh kok kamu tanyanya gitu? Nis,kamu udah kuliah harusnya pemikirannya lebih dewasa.
Kalau disana kamu lebih manfaat, banyak yang butuh kamu. Lagian anak kuliah tapi kok pemikiran masih kayak gitu, kampus ngasih libur bukan buat liburan pulang ke rumah masing-masing, ato jalan-jalan”

Saya       : “Abis mama gitu, ga khawatir po?”

Mama   :” Siapa yang ga khawatir, tapi ya mama serahin semuanya sama yang di atas. Yang penting tetep jaga kesehatan, tapi kalo matanya sakit tandanya disuruh istirahat” 

Saya       : (hmm,,lagi2 masalah mata) “iya ma, berarti aku ga pa2 ni di yogya?”

Mama   : “ya ga apa2, biar kamu disana belajar. Ga semua orang bisa belajar, belajar ga cuma di kampus, kamu udah dikasih kesempatan, kenapa ditolak. Mama percaya kamu, umur Allah yang ngatur”

Singkat teleponnya tetapi maknanya ga sesingkat isinya. Diantara banyak orang tua yang meminta anaknya pulang karena ketakutan, mama tidak. Diantara kekhawatiran orang yang berlebihan mama pasrah. Saya yakin ga gampang untuk mama memberi support untuk saya tetap jadi relawan di sisi lain khawatir akan anaknya. 

Saya belajar banyak dari mama, pelajaran tentang ikhlas, belajar untuk mengelola khawatir jangan sampai khawatir membunuh nilai yang tertanam pada manusia sebagai makhluk sosial bukan hanya seorang ‘saya’, dan pelajaran bahwa bagaimanapun support menjadi sangat berarti (support orang tua dan tentunya teman2 )


Beruntungnya saya punya mama.. saya sayang mama *peluk ciummm* =D

Jumat, 15 Oktober 2010

forever young..siapa yang ga mau???


Terinspirasi dari film yang ditayangin di mata kuliah nutrisi dan nutrasetika..
Saya ga mau bahas kuliah disini,,tapi ada fakta yang mungkin menarik ..judul filmnya forever young

Faktanya:
Pertama..oksigen itu ternyata bukan yang kita butuhkan tapi juga yang membuat kita menjadi tua..believe it or not, tapi itulah kenyataannya. Seberapa bahayanya oksigen bisa dilihat buktinya untuk membuat bahan peledak salah satu komponen yang dibutuhin itu oksigen lho....
Kedua..menjadi muda itu butuh cara yang ga instan, nah salah satunya dengan olahraga
Ketiga..ada orang yang nyoba biar forever young dengan diet ketat. Nah parameter ato ukuran nya bisa dilihat dari kekuatan pembuluh arteri nya(ini salah satu pembuluh darah yang ada di tubuh kita). Hasilnya???memang benar arteri yang terlihat pada orang yang diet ketat itu memang menunjukkan kalo arteri yang dia miliki ternyata sama dengan orang yang 10 tahun usianya lebih muda dari dia. Sayangnya, kompensasinya sama besar boy..waktu dia nyoba periksa ke ahli gizi, gara2 diet ketatnya dia jadi kekurangan gizi. Gimana ga kekurangan gizi, tiap hari jumat dia Cuma makan 1 apel(wuidih kalo saya yang kaya gitu mana tahan)..
Ketiga..ini yang paling saya suka dan mungkin bisa diaplikasikan sama kita2..
Hiduplah santai, jadi ada penelitian perbandingan antara tikus sama hewan sejenis kura2 (tapi bukan kura2,,apa ya namanya, lupa..) bentuknya c kaya perpaduan dinosaurus sama kura2 (kebayang ga?saya juga susah bayanginnya) nah ternyata masa hidup c kura2 lebih panjang sampai ratusan tahun sedangkan tikus Cuma 1,5 tahun. Penyebabnya gara2 hidup tikus serba cepat dan juga denyut jantung tikus lebih cepat, tapi c kura2 jadia2an itu hidup santai (namanya juga kura2). Nah lho..jadi jangan meremehkan orang2 yang hidupnya serba santai, bisa jadi hidup mereka lebih lama daripada kita.
Ke empat...bisa dengan menggunakan hormon pertumbuhan. Jadi saat menginjak usila biasanya hormon pertumbuhan itu menurun. Nah dengan menginjeksikan hormon pertumbuhan diharapkan bisa membuat kita forever young. Sayangnya, biayanya cukup mahal, di luar negeri kalo ga salah sampe 1000 US dolar per sekali pemakaian dan harga lainnya yang harus dibayar yaitu resiko terkena kanker lebih besar daripada orang normal.
Kesimpulannya sampe saat ini masih banyak peneliti yang nyari2 gimana cari paling efektif, tepat, dan aman biar tetep muda(bisa2 mereka yang cepet tua gara2 pusing nyari cara biar tetep forever young dan usia hidup lebih lama). Jadi kalo ada iklan yang bilang minum ini itu bisa bikin awet muda jangan gampang kepengaruh, minum suplemen bukan nilai mutlak yang bisa bikin kita awet muda. Kalo saya c silakan aja para peneliti cari2 obat atau cara yang bisa memperpanjang hidup manusia, tapi ada satu siklus hidup manusia yang ga bisa dipungkiri siklus kehidupan memang seperti itu..saat bayi dilahirkan mungkin di saat yang sama ada yang menghembuskan nafas terakhir,, toh waktu tetap berjalan maju...ga ada yang kekal di hidup ini..So selain berusaha nyari obat awet muda ada baiknya kita juga berusaha buat meningkatkan bekal kehidupan selanjutnya.. =)


Nah ini saya kasih tambahan kutipan di al-Quran yang berkaitan..
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?(al-Anbiya; 34)
Mungkin di kitab suci agama lain juga ada, tapi saya kurang tau..hehe..yang penting tetap hidup sehat dan seimbang, usaha boleh tapi di sisi lain jangan lupa semuanya hanya titipan =D

tes..tes..1..2..3


Nyoba-nyoba nulis di blog..
Saat orang lain udah dari dulu nge blog, saya baru memulai, telat banget ya,,hehe
Mulai bosen tiap hari Cuma nulis di buku catatan kuliah.. jadi saya numpang corat-coret di blog..
Mulai kehabisan cara buat kabur sementara dari kehidupan kampus, jadi saya numpang refresh otak di blog..
Mulai menuangkan cerita2 yang ada di langit dan bumi lewat blog..
Yang jelas saya bukan penulis yang pinter menggabungkan kalimat2 sederhana dan menjadikannya luar biasa..
Silakan dinikmati..