Minggu, 27 Maret 2011

Ini maksud saya jarak dan jeda


Terimakasih untuk setiap jarak dan jeda..
Saya tahu kamu ajarkan saya bukan untuk dimanja tapi untuk jadi dewasa..
Dewasa tutur katanya, dewasa sikapnya
Bukan menjadi wanita yang dihargai hanya dengan rangkaian bunga, status mesra, dan kata-kata cinta yang sebenarnya tidak ada maknanya

Saya Cuma bisa buat puisi sepanjang itu. Maafkan saya, bukan karena otak saya tidak mampu tapi sepertinya hati saya memang tidak terbiasa untuk bikin deretan kata indah tapi sebenarnya maknanya tidak ada, tidak bisa bikin kata-kata lebay

Tidak perlu setiap malam minggu jalan berdua, kamu sudah buktikan pada saya mau ke surabaya di tengah kesibukan. Saya yakin menemani saya malam minggu jauh lebih gampang daripada menemani saya di tengah kepenatan tugas saya di RSUD Soetomo. Maka saya ucapkan terimakasih pada jarak, karena jarak membuat saya yakin kamu mau melakukan sesuatu yang nampaknya sulit dan tidak semua orang bisa melakukannya.

Sibuklah kamu dengan tugas-tugas yang kamu sebut dengan pencitraan dan sibuklah saya dengan tumpukan kewajiban saya yang merupakan bagian dari pelayanan pasien. Maka terimakasih telah menciptakan jeda, karena memang kenyataannya dunia memang bukan milik berdua. Tak usah berkilah, memang ada saatnya ini bukan tentang saya dan kamu. Jeda membuat saya bisa bercerita tentang apa yang saya lakukan selama dunia ini tentang saya dan pekerjaan juga kamu dan pekerjaan. Ingat betul saya semangatnya saya cerita tentang Ramdhan.Seorang anak yang akan menjalani operasi, dia beri kissbye ke saya dan cium tangan saya.
Cobalah temukan kata2 mesra atau foto2 mesra kami berdua pada situs jejaring sosial, maka kamu tidak dapat menemukannya. Kalau itu karena saya memang kurang suka difoto =D Jalan-jalan berdua, makan bareng itu terlalu biasa untuk saya. Kamu antar saya pulang jam11 malam gara-gara musyawarah anggota ukesma itu punya arti buat saya. Sayangnya tidak mungkin kami foto2 sebelum dia antar saya pulang.

Kamu main pe es tiap malam minggu dan saya jalan2 dengan kawan2 saya(liat orang pacaran,hehe). Terimakasih sudah memberi jarak dan jeda, sehingga saya punya waktu untuk kumpul dengan teman-teman.

Saya yakinkan kamu, begitu juga kamu yakinkan saya, biarlah kita pasrah biar Tuhan yang jaga hati kita. Tidak usah terlalu optimis ataupun pesimis. Maka saya mencoba gunakan hati sesuai porsinya.

*Semoga akhirnya kamu paham apa maksud saya terimakasih untuk jarak dan jeda
 Surabaya
27-03-2011


Jumat, 11 Maret 2011

Ingat-Ingat Seperti Apa Papa..

Saya sadar jarang komunikasi terjalin dengan papa, justru ketika jarak semakin terlihat jelas dan tegas (Bogor-Surabaya)komunikasi kami menjadi lebih baik. Berbeda dengan mama, papa jarang berpesan macam-macam seperti mama. Bukan karena papa kurang perhatiaan tapi papa punya caranya sendiri untuk menyampaikan pesan-pesannya.

Papa ingin anak-anaknya tidak terbiasa mengucapkan kata-kata mengumpat, maka ia tidak pernah memarahi atau membentak kami. Apa yang terucap dari mulut menunjukkan seperti apa kalian.

Papa ingin anak-anaknya hidup sehat. Papa jarang sekali membelikan makanan junkfood. Kalaupun membawa itu pasti karena papa selesai menguji mahasiswanya. Sebagai gantinya saya hampir selalu menebak dengan benar isi kantong plastik yang biasa papa bawa, ada buah, roti, dan susu beruang/ ultra milk.

Papa ingin anak-anaknya mengenal Tuhan. Diajaknya kami ke pengajian. Dibelikannya kami buku-buku tentang agama. Ditunjukkannya bahwa bangun di malam hari meluangkan waktu untuk bercerita pada Tuhan tidaklah sulit.

Papa ingin anak-anaknya menyadari bahwa hidup bukan hanya tentang takdir, hidup adalah doa dan kerja keras. Bekerjalah papa senin-minggu. Mengajar pagi sampai sore, di sela malam ia gunakan untuk menulis. Rezeki dapat berasal dari mana tapi pastinya harus halal, halal dan haram akan menentukan akan menjadi seperti apa kamu. Pantang bagi papa melakukan yang haram walaupun harus menjadi orang yang tidak disukai.

Papa ingin anaknya sekolah setinggi mungkin. Diyakinkannya kami bahwa biaya tidak boleh menjadi masalah untuk sekolah. Tidak pernah keluar dari mulutnya biaya sekolah kalian mahal. Salut untuk yang satu itu. Papa selalu ingin melanjutkan sekolah S3 nya itu yang saya tau.

Papa tidak ingin anaknya hidup dalam kemewahan. Diajarkannya kami untuk hidup sederhana. Kalaupun ada rezeki yang lain bukan berarti untuk hidup berlebihan tapi untuk orang-orang yang lebih ber hak. Diberikannya contoh pada kami sejak kecil, mengisi kotak ‘Anak Soleh’ (Kotak yang biasa kami isi uang recehan dan kemudian hasilnya diberikan pada anak yatim).Dan,  Tidak semua keinginan dan permintaan kami dikabulkan. Segala sesuatu yang dianggap berlebihan akan selalu ia tolak.

Papa ingin menunjukkan bahwa keluarga adalah prioritas utama. Di sela-sela kesibukannya senin-minggu selalu ada waktu untuk bercengkrama bersama atau kadang keluar bersama.

Papa tidak ingin memberika teori-teori tapi lihatlah seperti apa papa, makan kamu akan belajar banyak hal tanpa papa harus banyak bicara.

Dan yang pasti papa ingin menunjukkan pada anak-anaknya betapa papa mencintai kami. Maka ia kirimkan untaian doa di sepanjang harinya hanya untuk kami. Semoga kami selalu dalam lindungan-Nya.:)

Sabtu, 05 Maret 2011

inikah namanya puisi..


Hey Pedoman Diagnosis dan Terapi
Lembaranmu melambai-lambai penuh arti, mengajak orang-orang yang online untuk segera berhenti

Hey DFP
Lembaran buram penuh kotak-kotak, engkau bagaikan TTS mengajak kami untuk menemukan misteri dari penyakit pasien

Hey Literatur
Di Piro, Martindale, DIH, OOP, maaf namanya yang tidak saya sebut, andaikan kalian seseru Harry Potter tentunya sudah saya lahap habis sejak saya beli pertama kali

Sutomo..oh Sutomo
Bahagianya kami ditempatkan disana, bisa merasakan ritme kerja yang begitu bersemangat, sesemangat salah satu teman saya yang mengerjakan kasus di salah satu  stase dari jam 8 pagi hingga sengah 12 malam

Teman oh teman,,besok sudah senin lagi, kenapa kalo hari senin sampe jumat rasanya lama sekali

Rawat Jalan, Konseling, Bedah Rawat Inap, Medik, Stase anak, Gedung Bedah Pusat Terpadu, Instalasi Rawat Darurat (Maaf yang lupa saya sebut) bersahabatlah dengan kami, sperti persahabatan sherina dan derby romero dalam film Petualangan Sherina.Amin

Selamat datang hari Senin, saatny Rolling teman-teman

Yang jelas kawan , kita akan belajar tentang nikmatnya kehidupan

Bersykurnya menjadi orang sehat bisa berlari sementara di samping kanan kiri kita banyak orang didorong dengan kursi roda untuk mendapat kemoterapi

Bahagianya ,masih bisa merasakan tegang saat akan diskusi/presentasi, karena mereka yang di GBPT jangankan mereka merasakan tegang, mereka tidak sadar nyawa mereka sedang di meja operasi

Beruntungnya, diberi kesempatan belajar langsung dari guru bernama pasien