Percaya sekali saya bahwa setiap orang adalah sukses yang menjadikan mereka tidak sukses adalah cara pandang kita terhadap mereka. Seringkali benda mati bernama uang dijadikan sebagai tolak ukur sebuah kesuksesan, untuk beberapa hal menurut saya benar. Lihat saja para koruptor berlomba-lomba korupsi, parameter sukses mereka apa? Tentu saja uang. Entah kenapa saya agak risih ketika banyak orang menganggap ukuran sukses adalah sebanyak apa uang yang dapat dihasilkan. Saya justru kasian dengan mereka yang seperti itu, mati-matian hidup hanya untuk uang padahal banyak hal dalam kehidupan yang lebih indah dari uang.
Saya mengutip kata-kata dari sebuah buku tapi judulnya lupa, isinya kurang lebih seperti ini ketika kita mati bukan kekayaan kita yang akan diingat tetapi bagaimana peran kita di masyarakat, apa yang telah kita bagi dengan sesama.
Iri saya seringkali dengan orang-orang yang hidup di pedesaan, bertani atau apa sajalah yang penting halal. Hidup dengan kesederhanaan, tidur cepat bangun pagi. Bukan tidur dini hari bangun siang. Enjoy sekali mereka dengan hidup ini buat mereka prioritas hidup bukanlah uang.
Beruntunglah orang-orang yang enjoy dengan pekerjaannya dan bisa mendapatkan banyak uang, yang perlu diingat jangan lupa berbagi untuk sesama.
Saya membuat tulisan ini untuk menyemangati teman-teman pada umumnya dan saya senddiri khususnya..hehe. Akhir-akhir ini banyak sms yang masuk sekedar tanya udah kerja dimana atau ngomongin si dia yang mendapatkan gaji besar dan si dia yang gajinya kecil.
Pesan saya, jangan kecilkan dirimu teman-teman. Ketika kalian merasa bukan orang sukses, kurang beruntung percayalah saya adalah orang yang menganggap kalian sukses dan beruntung. Tidak peduli berapa uang yang kalian hasilkan saya yakin bahwa kalian adalah seorang petualang yang tidak pernah kenal kata berhenti yang kalian kenal hanya istirahat sebentar untuk mengenali diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar